Sabtu, 04 Februari 2012

MAAF

Maaf..
Hanya kata kecil itu yang dapat aku ucapkan
Hanya kata terakhir itu yang terpikirkan ketika aku berbuat salah
Hanya kata naif bagi sebagian orang yang munafik
Tapi..
Bagiku itulah kata bermakna yang selalu TAKUT aku ucapkan

Ketika aku..
MEMBANGKANG,
MARAH,
KESAL,
TAK MENURUTI PERINTAH,
TAK MENGHIRAUKAN KETIKA DINASIHATI,
Dan, SELALU MENGULUR WAKTU KETIKA DISURUH.
Maaf..

Kata yang berani aku ucapkan ketika Hari Kemenangan tiba
Ketika semua orang bermaaf-maafan
Aku baru bisa mengucapkannya
Aku terlalu Gengsi,
MALU mengakui kesalahanku dan TAKUT mengatakannya

Tapi aku takut..
Bila aku tak sempat mengatakannya,
Bila aku tak sempat menyalami tangannya,
Mencium tangannya yang begitu lembut,
sabar ketika menghadapiku
Aku takut, jika itu terlambat
Aku takut, jika itu tak sempat

Lewat puisi ini..
Aku berdoa, memohon kerendahan hatinya
Agar aku selalu dapat mengucapkannya
Tak hanya di Hari Kemenangan, tapi setiap aku SELALU berbuat salah.
MAAF, MAAF, MAAF, beribu maaf ku ucapkan..
Lewat doa, ketika aku bersujud mengahadap-Nya..
hanya utukmu, IBU..

Gema Candra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar